Minggu, 28 Agustus 2016

BKN – Kemendikbud Siapkan Penyerahan P3D Pengalihan PNS Guru & Tenaga Kependidikan

Jakarta-Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru & Tenaga Kependidikan dan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah melakukan Focused Group Discussion (FGD) untuk penyerahan personil, prasarana, pembiayaan dan dokumentasi (P3D) tingkat pendidikan menengah (khusus personil) sebagai langkah proses dari pengalihan PNS guru dan tenaga kependidikan dari Kabupaten/Kota ke Provinsi.
FGD BKN-Kemendikbud yang berlangsung sejak 18-21 Agustus 2016 di Jakarta, melibatkan seluruh BKD Provinsi dan Kantor Regional BKN. Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Yulina Setiawati kepada jajaran BKD Provinsi menekankan prinsip pelaksanaan pengalihan ditujukan 1) Untuk  melaksanakan perintah Undang-undang; 2) Prinsip man follow function; 3) Prinsip the right man in the right place; 4) Tidak mengganggu pelayanan; dan 5) Tidak menghambat karier PNS yang dialihkan.
Pada prinsip pertama, lanjut Yulina, jika terdapat PNS yang tidak bersedia dialihkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 akan ada ketentuan hukum yang diterima. Untuk bentuk ketentuan hukum tersebut, Direktur Perundang-undangan BKN Haryomo Dwi Putranto menjelaskan bahwa konsekuensi hukum yang diterima oleh PNS yang dialihkan tetapi menolak pengalihan, akan dijatuhi hukuman disiplin (HD).
“Beberapa konsekuensi di antaranya: PNS yang menduduki jabatan fungsional akan dibebaskan dari jabatan, untuk fungsional umum akan diturunkan pangkatnya 3 tahun, dan untuk struktural akan diberhentikan dari jabatan struktural. Ketika jenis HD ini dijatuhkan maka PNS tersebut tidak dialihkan ke instansi yang baru. Sebaliknya, instansi yang menolak mengusulkan PNS yang masuk dalam criteria dialihkan sesuai ketentuan padahal PNS-nya bersedia, maka layanan kepegawaiannya akan dihentikan,” jelasnya.
Selanjutnya Yulina menyampaikan tentang Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 061/2911/SJ pada Tanggal 4 Agustus 2016 atas tindak lanjut dari PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, yang selanjutnya akan ditetapkan ke dalam Peraturan Daerah. Selain itu, menanggapi uji materi terhadap beberapa pasal pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang disampaikan ke Mahkamah Konstitusi, Yulina menerangkan bahwa jika keputusan MK belum ada, maka proses pengalihan berorientasi pada ketentuan yang berlaku (UU 23 Tahun 2014), mengingat proses pengalihan ini harusnya selesai Agustus 2016.
Pada tataran teknis, sambung Haryomo, bagi PNS yang dialihkan tetapi memiliki status cuti di luar tanggungan negara (CLTN), tugas belajar, dan guru yang diperbantukan ke swasta atau luar negeri,  serta bagi jabatan fungsional yang belum memenuhi angka kredit, akan tetap dialihkan. Untuk PNS yang sedang menjalani hukuman disiplin (HD), sepanjang tugas dan fungsinya menurut Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2016 termasuk PNS yang dialihkan akan tetap dipindahkan.
“Bagi PNS yang sedang dalam proses pemeriksaan tetapi belum dijatuhi HD, maka proses berkas pemeriksaannya diserahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau instansi baru (dalam hal ini Provinsi). Tetapi bagi PNS yang beralih status menjadi pejabat negara tidak ikut dialihkan. Selanjutnya bagi PNS yang diberhentikan sementara karena diduga melakukan tindak pidana akan tetap dialihkan selama tugas dan fungsinya masuk dalam kategori dialihkan,” tutupnya.
Sumber: BKN.
Share

Sabtu, 26 Maret 2016

Rabu, 30 Desember 2015

POS UN SMP 2016

Ujian Nasional SMP/MTs/sederajat Tahun Pelajaran 2015/2016 dilaksanakan tanggal 9-12 Mei 2016. Silakan Download POS  UN SMP/MTs/SMPTK/SMPLB Tahun Pelajaran 2015/2016
Jadwal UN SMP 2016 Share

Senin, 19 Oktober 2015

Prediksi soal UKG

Prediksi soal UKG
Share

UKG 2015

A.  Materi Uji Kompetensi Guru :
B.  Kisi2 UKG 2015 semua mapel klik sini
C.  Aplikasi UKG 2015
D.  Download Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru 2015.pdf.  
E.  .Kumpulan soal - soal UKG 2015
  1. [UKG 2015] Kumpulan Soal Latihan UKA
  2. [UKG 2015] Kumpulan Soal UK Pengembangan Profesi Guru
  3. [UKG 2015] Kumpulan Soal UK Model Pembelajaran
  4. [UKG 2015] Kumpulan Soal UK tentang Undang Undang
  5. [UKG 2015] Kumpulan Soal Kompetensi Pedagogik 1
  6. [UKG 2015] Kumpulan Soal Kompetensi Pedagogik 2
  7. [UKG 2015] Kumpulan Soal Kompetensi Pedagogik 3
  8. [UKG 2015] Latihan UKG Kompetensi Pedagogik
  9. [UKG 2015] Kumpulan Soal Lengkap UKG
Share

Minggu, 11 Oktober 2015

TPG Triwulan Tiga Dipastikan Cair Pada 9 Oktober 2015

Tunjungan profesi guru (TPG) triwulan tiga tahun 2015 dipastikan cair pada tanggal 9 Oktober mendatang.Kabar gembira, tunjungan profesi guru (TPG) triwulan tiga tahun 2015 dipastikan cair pada tanggal 9 Oktober mendatang. TPG biasa dikucurkan setiap tiga bulan sekali. Pencairan dilakukan pada 9 Oktober 2015 ini tunjangan profesi bulan Juli, Agustus dan September. Jumlah TPG yang diberikan sebesar 1 kali gaji pokok per bulan.
Pencairan TPG bagi guru yang telah disertifikasi ini dilakukan oleh dua pihak, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Kemendikbud berkewajiban mencairkan TPG untuk guru non PNS, semetara TPG guru PNS merupakan tanggung jawab Pemda masing-masing.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, surat perintah membayar (SPM) untuk TPG non PNS telah diselesai dibuat pada Senin (28/9) lalu. SPM pun telah diserahkan pada tiga bank penyalur, meliputi Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI.
“Yang jadi tanggungan Kemendikbud sudah. Paling lambat Jumat (9/10),” kata Sumarna yang dikutip dariJPNN (02/10/15)
Para guru yang telah menerima TPG dihimbau untuk tidak menguras isi tabungan saat tunjangan itu cair. Pasalnya, jika tabungan dikosongkan sampai saldo nol rupiah lebih dari satu bulan, maka tabungan otomatis akan dibekukan. Akibatnya, pembayaran TPG triwulan selanjutnya akan “mental” atau tidak bisa dikirim oleh pihak bank.
Pranata memastikan, TPG masih akan berlanjut sampai tahun depan. Telah dianggarkan Rp 80 Triliun untuk TPG PNS dan non PNS tahun depan. Anggaran tersebut naik Rp 3 Triliun dibanding tahun ini. Karena akan ada tambahan 166 ribu guru yang disertifikasi tahun ini. Selain itu, ada kenaikan gaji pokok serta kenaikan pangkat dan golongan.
sumber: mkks wilayah timur
Share

Kamis, 27 Agustus 2015

Berkas SIMPEG

Berkas yang harus di siapkan untuk SIMPEG
1
SK Pengangkatan sebagai CPNS (80 %)
2
SK Pengangkatan sebagai PNS (100 %)
3
Kartu Pegawai (Karpeg)
4
Karis / Karsu
5
Taspen
6
Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)
7
SK Sumpah / Janji PNS
8
SK Pengangkatan / Pemberhentian ke / dari Jabatan (Struktural / Fungsional)
9
SK Pelantikan
10
Surat Pernyataan Menduduki Jabatan (SPMJ)
11
Surat Pernyataan Pelantikan
12
Berita Acara Pengambilan Sumpah dan Jabatan
13
SK Kenaikan Pangkat Terakhir
14
Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) terakhir
15
SK Hukuman Disiplin
16
SK Penyesuaian Masa Kerja
17
SK dipekerjakan / diperbantukan pada instansi lain
18
SK pindah dari wilayah / instansi asal
19
SK Tanda Kehormatan / Jasa / Penghargaan
20
Ijazah kursus
21
Ijazah Pendidikan Formal :

a. SD / MI

b. SMP / MTS

c. SMA / SMK / MA

d. Sarmud (D1, D2, D3)

e. S1

f. S2

g. S3
22
Ijazah Pendidikan Struktural :

a. Sertifikat Prajabatan

b. Sertifikat Adum / Spada

c. Sertifikat Adumla / Spala

d. Sertifikat Spama / Spadya

e. Sertifikat Spamen / Sespa

f. Spati

g. Lemhanas
23
Surat Izin Belajar
24
Surat Tugas Belajar
25
SK Pemberhentian sementara / daftar tunggu
26
SK KGB terakhir
27
Surat Nikah
28
Kartu Keluarga + KTP
29
Kartu Peserta Askes
30
Surat Kematian Istri / Suami / Anak
31
Surat Izin Perceraian / Perkawinan
32
SK Pengangkatan / Pemberhentian sebagai pejabat negara
33
SK Penggantian Nama
34
SK Penetapan Angka Kredit / Fungsional
35
SK Pengaktifan kembali dari Pemberhentian sementara
36
Surat Keterangan untuk pembayaran tunjangan Keluarga (KP4)
37
Kartu Peserta Askes
38
NPWP
39
Foto copy Buku Tabungan di Bank Jatim
Share

Entri Populer

comment

KLIK

BERKAH

Layanan Informasi PKB dan BBNKB melalui SMS
Kirim SMS ke Nomer : 7070 ketik: JATIM<spasi><no kendaraan>  Contoh: JATIM  L999ET ,
Untuk IM3 Menggunakan Nomer : 7070  dan

ketik: SAMSAT<spasi><no kendaraan>  Contoh: SAMSAT  L999ET

Kabar Berita

Loading...