Kamis, 06 Mei 2010

Study Banding ke smp 5 yogyakarta

Study banding di SMPN 5 Yogyakarta tanggal 23 April 2010 berlansung dengan gayeng. Humas SMPN 5 Yogyakarta dengan sabar menemani dan melayani para tamu yang terdiri dari Kepala dinas pendidikan kab. lamongan, Korwas dan pengawas,MKKS dan ketua MGMP seluruh mapel. Pertemuan di adakan di ruang multimedia lantai 2 SMPN 5 Yogyakarta. Setelah ditemui diruang multimedia seluruh tamu disilahkan menemui masing - masing guru mapel, maupun masing - masing urusan. Pukul 12.00 WIB rombongan menuju hotel Brongto Yogyakarta yang terletak ditengah kota. Di hotel seluruh peserta melepas lelah. hotel bintang 3 yang sejuk, rindang dan nyaman. Kolam renang menjadi tempat yang langsung dituju oleh para peserta study banding. Selain itu seluruh peserta diberi kebebasan untuk traveling maupun jalan - jalan di Yogyakarta terutama Malioboro. Share

Sabtu, 17 April 2010

Pelatihan Media Pembelajaran di Royal Tretes View Prigen

Bertempat di Hotel Royal Tretes View Prigen Kabupaten Pasuruan, Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran program informasi pembelajaran dibuka oleh kepala dinas pendidikan propinsi jawa timur. PEmbukaan diadakan tepat pukul 17.00 WIB bertempat di hall. Dalam laporannya ketua panitia Drs. Zaenal Arifin , MA menyampaikan peserta sebanyak 75 orang dari SMP / MTs Propinsi Jawa Timur.Pelatihan sendiri diadakan mulai tanggal 15 s.d. 18 april 2010.
Kepala Dinas pendidikan jawa timur , drs. Suwanto, MSi, mengingatkan kepada seluruh guru bahwa jika ingin ikut berkompetisi dalam dunia ini maka jangan hanya jadi penonton , tetapi harus ikut menjadi peserta yang aktif. 3 hal yang harus dikuasi untuk ikut berkompetisi adalah. 1. harus menguasai teknologi. 2. harus menguasai management. 3. harus memiliki sumber daya manusia yang handal.
Pada kesempatan tersebut para peserta mendapatkan materi pembelajaran online yang meliputi radio straming, video straeming, membangun blog, dll. Untuk bapak dan ibu alumni pelatihan tik royal tretes view diharapkan aktif di milis TIK Jatim. Untuk yang igin join silahkan clik link berikut. Click to join tkip_jatim

Click to join tkip_jatim

Share

Kamis, 08 April 2010

Mendiknas Tidak Berani Jamin Biaya Pendidikan Lebih Murah

Irwan Nugroho - detikNews Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan pemberlakukan UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Mendiknas M Nuh tidak berani menjamin biaya pendidikan akan lebih murah setelah UU BHP itu dibatalkan. "Kalau kita bicara biaya pendidikan yang berkualitas itu kalau dijamin murah saya tidak berani. Sekolah bagus, murah, itu saya nggak berani, yang namanya pendidikan bagus itu biayanya mahal," kata Mendiknas M Nuh dalam jumpa pers di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/4/2010). M Nuh mengatakan memang ada paradoksal dengan anggaran pendidikan yang tidak sampai 20 persen, biaya sekolah atau kuliah murah. Saat ini dia tidak tahu dimana letak missing linknya ketika anggaran 20 persen itu malah membuat biaya pendidikan mahal. "Yang penting saya kira, biaya yang ditanggung oleh masyarakat itu harus harus terjangkau. Biaya pendidikan bisa jadi tinggi, tapi, dalam kondisi kaya apapun, biaya yang ditanggung masyarakat harus terjangkau," imbuhnya. Saat ini menurut Nuh, bagaimana biaya pendidikan bisa terjangkau terutama di perguruan tinggi Kementerian Pendidikan sedang memetakan paradoksal anggaran pendidikan tersebut. "Kita belum merampungkan cost structure analysis. Sekarang kita sedang memetakan paradoksal itu tadi. Salah satu yang positif di BHP di perguruan tinggi itu 20 persen harus keluarga miskin. Ini bisa kita ambil, dalam menata lanskap yang baru itu, tentang keterjaminan orang-orang yang belum terbiayai," pungkasnya. (mpr/gah)
Share

Senin, 29 Maret 2010

UNDANGAN SERTIFIKASI PALSU

Telah Beredar Surat Palsu untuk mengikuti Bimtek Pedoman Pelaksanaan Ujian Sertifikasi Guru Tahun 2010 yang mengatasnamakan Ditjen PMPTK Dengan ini kami informasikan bahwa sehubungan dengan telah beredar surat palsu untuk mengikuti Bimtek Pedoman Pelaksanaan Ujian Sertifikasi Guru Tahun 2010 yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. Sertifikasi guru dilaksanakan oleh lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Nasional berdasarkan hasil penilaian. 2. Surat undangan untuk mengikuti bimbingan sertifikasi guru dalam jabatan sebagaimana contoh terlampir yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah merupakan sebuah “PENIPUAN” yang menyalahgunakan program sertifikasi guru. 3. Sehubungan dengan itu, kami informasikan bahwa kami tidak memiliki program sebagaimana tercantum dalam surat tersebut apalagi memungut biaya dari guru dengan jumlah jutaan rupiah. 4. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat dari surat tersebut, oleh karena itu jika memperoleh surat sebagaimana dimaksud, kami menghimbau untuk waspada dan mengabaikannya atau melakukan pengecakan kepada kami melalui telepon nomor 021-57974127 atau 021-57974122. 5. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kami mohon agar surat edaran ini diteruskan kepada kepala sekolah atau guru di wilayah kerja masing-masing. Sumber : LPMP Jatim Share

Jangan Takut UNAS

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta siswa tidak takut menghadapi Ujian Nasional (UN) yang tetap dilaksanakan oleh pemerintah pada Maret 2010. “UN itu bukan hantu, bukan momok, bukan apa-apa,” ujar Presiden kepada para murid ketika mengunjungi SMP Negeri 2 Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis. Presiden mengatakan, UN hanya ukuran untuk mengetahui apakah siswa setelah menempuh pendidikan tiga tahun di tingkat SMP atau SMA dan enam tahun SD menguasai materi yang diajarkan. UN juga digunakan untuk mengukur kesiapan siswa menghadapi pendidikan lebih tinggi. “Kalau tidak ada ukuran tidak mungkin. Semua yang pernah sekolah juga pernah menjalani UN,” ujarnya. Apabila ada satu dari sepuluh siswa yang tidak lulus UN, jelas Presiden, bisa jadi siswa itu yang bermasalah sehingga belum tentu sistem ujiannya yang tidak baik. Presiden lalu berjanji bahwa Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama akan menyiapkan seluruh sekolah di Indonesia untuk siap menghadapi UN. “Pemerintah berketetapan karena tujuannya sangat baik, sambil dengarkan pendapat rakyat, putusan MA, dengarkan DPR, pemerintah melakukan perbaikan-perbaikan, persiapan, agar ketika UN dilaksanakan Insya Allah anak-anak kita bisa mengerjakan dengan baik dan banyak yang lulus,” kata Presiden. Saat kunjungan ke SMP Negeri 2 Labuan, Pandeglang, Presiden sempat memberikan soal-soal dari buku uji coba UN untuk tingkat SMP. Di salah satu kelas, Presiden memprotes soal ujian UN Bahasa Inggris yang menurutnya teralu sulit untuk murid SMP. “Saya mewakili murid-murid untuk SMP, Bahasa Inggrisnya menurut saya, soalnya terlalu sulit. Kalau seandainya menurut kalian soal-soal ini sulit, maka saya minta Pak Nuh (Mendiknas) agar ini dianalisa,” demikian Presiden. Soal UN Bahasa Inggris Susah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui soal ujian Bahasa Inggris untuk anak SMP terlalu susah. Penilaian ini berdasarkan soal-soal latihan Bahasa Inggris yang dibaca SBY pada saat mengunjungi SMP Negeri 2 Labuan, Pandeglang-Banten. Pada saat itu SBY tengah mendikte soal Bahasa Ingrris kepada siswa kelas 9 (3 SMP), setelah itu dia menyadari bahwa soal ujian Bahasa Inggris terlalu sulit bagi anak SMP. SBY lalu menanyakan kepada Mendiknas M Nuh apakah soal-soal Bahasa Inggris terlalu sulit. “Saya menilai ini agak sulit, ini masukan, saya pro murid jangan terlalu sulit,” kata SBY di depan siswa SMP Negeri 2 Labuhan, Pandeglang-Banten Kamis 28 Januari 2010. Selain ujian Bahasa Inggris, SBY juga mengajarkan Bahasa Indonesia dan Matematika. Dalam soal Matematika, SBY memberikan soal sendiri dengan bercerita perbedaan suhu pada saat dirinya ke luar negeri. “Anak-anak pernah datang ke kota suhunya dingin sekali? Bulan Desember Pak SBY dan Ibu Negara dan rombongan datang ke Eropa. Sampai Brussel suhunya 0 derajat, Paris minus 1 derajat celcius, Berlin minus 3 derajat celcius, setelah Denmark juga sama, tiba di tanah air suhunya kembali 30 derajat, berapa perbedaan suhunya?” tanya SBY. Dalam kelas Matematika itu SBY juga mengajar dengan menulis soal di papan tulis “Jika 4x-5 = x+13, berapa x?” Dua murid berhasil menjawab soal dengan jawaban 8, namun ketika disuruh untuk maju ke depan untuk merinci jawabannya, kedua murid itu tak bisa. Lalu SBY menjelaskan dengan cara layaknya guru matematika sehingga menghasilkan angka 8. “Mungkin karena ada SBY jadi grogi, padahal bisa,” kata SBY. Share

Ujian Nasional Tahun Depan Sistem Online..?

Ujian Nasional Tahun Depan Sistem Online..? Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh berharap ujian nasional (UN) di masa depan bisa digelar secara online lewat akses internet di sekolah. Saat ini, efektivitasnya masih diuji terlebih dulu melalui program Try Out UN Online. "Kita tunggu saja hasil evaluasi Try Out online yang digelar Telkom. Kalau soal anggaran tidak usah ditanyakan. Berapa butuhnya, nanti saya bayar, kita kan punya anggaran triliunan," kata Nuh di sela try-out online di gedung Telkom. Berdasarkan keterangan tertulisnya, Senin (15/3/2010), program Try Out Online ini digelar Telkom mulai 15 hingga 20 Maret 2010. Sedangkan ujian nasional dijadwalkan pada tanggal 22 hingga 26 Maret 2010. Telkom sendiri diharapkan dapat mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan mencapai tingkat kelulusan yang lebih tinggi. Try Out UN Online baru dilakukan di enam kota di wilayah barat, seperti Sumatera, Jabodetabek, dan Jawa Barat. Namun tak menutup kemungkinan akan menjangkau seluruh daerah di tanah air. "Kita lakukan secara bertahap sebab Indonesia ini luas. Bayangkan ada berapa jumlah sekolah di negara kita. Kalau langsung diterapkan ke semua daerah, jaringan kita bisa down," seloroh Direktur Network Solution Telkom, Ermady Dahlan. Namun, ia punya harapan agar program yang jadi inisiatif Telkom ini dapat menjadi program rutin Kementerian Diknas. "UN secara resmi akan dilakukan mulai tanggal 22 Maret nanti, artinya tinggal tinggal beberapa hari lagi. Ya, kita tunggu program ini efektif atau tidak," ujarnya. Menurutnya, jika evaluasi nanti hasilnya cukup memuaskan, pemerintah akan coba menerapkannya secara nasional. "Kalau semua murid di Indonesia jadi pintar, Telkom juga yang akan diuntungkan. Penggunaan internet Speedy akan tumbuh pesat," tandas Ermadi. ( rou / wsh )detik.com Share

Kamis, 19 November 2009

TIDAK LULUS BISA IKUT UN ULANGAN

Ujian ulangan bagi siswa yang tidak lulus juga sudah disusun jadwalnya. UN ulangan SMP dilaksanakan minggu ketiga Mei dan untuk SMA/SMK digelar pada minggu kedua Mei. Aturan itu akan sangat membantu siswa untuk bisa lulus dengan tetap memiliki ijazah dari sekolahnya, bukan ijazah program paket seperti tahun sebelumnya. Berbeda dari tahun sebelumnya, dipenyelenggaran UN tahun ini akan dilaksanakan dua kali yaitu UN utama dan UN ulangan. UN Utama untuk SMA/MA, SMLB dan SMK dilaksanakan pada minggu ketiga Maret 2010. Sedangkan UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan satu kali pada minggu keempat Maret 2010. UN susulan dilaksanakan 1 minggu setelah UN utama dan ujian praktik kejuruan untuk SMK dilaksanakan sebelum UN utama. Bagi siswa yang dinyatakan tak lulus UN untuk SMA/MA,SMALB dan SMK dapat mengikuti UN ulangan yang dilaksanakan di minggu ke dua mei 2010. Sedangkan UN ulangan untuk SMP/Mts dan SMPLB dilaksanakan minggu ketiga mei 2010, ujar Kadispendik Provinsi Bengkulu, Drs Sumardi MM . Jika pada tahun 2009, UN SMP/Mts dilaksanakan 27-30 April, maju 22-25 Maret 2010. Sedangkan untuk SMA/SMALB/SMK/MA dari 20-24 April 2009 juga dimajukan 15-17 Maret 2010. Meski demikian standar kelulusan UN 2010 tetap 5,50 seperti tahun ini, ujarnya. Di sisi lain, berdasarkan Permendiknas 75/2009 tentang UN SMP, SMA/SMK tahun 2009-2010, salah satunya menetapkan peserta UN SMP/Mts dan SMA/SMALB/SMK/MA dinyatakan lulus jika memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN. Pada pasal 7 Permendiknas, mata pelajaran UN SMA/MA program IPA meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, fisika, kimia dan biologi. Untuk program IPS terdiri dari Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, ekonomi, sosiologi dan geografi. Sedangkan untuk program bahasa, mata pelajaran yang akan diujikan yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, bahasa asing lain yang diambil, sejarah budaya/antropologi dan sastra Indonesia. Bagi siswa MA program keagamaan yaitu bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, tafsir, hadis dan fiqih. Selain tetap mengujikan 3 mata pelajaran yang di UN-kan yaitu bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan matematika. Khusus bagi siswa SMK akan mengikuti mata pelajaran teori kejuruan. Namun ditingkat SMALB mata pelajaran yang akan diujikan hanya terdiri dari bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Matematika. Di SMP/Mts dan SMPLB mata pelajaran yang akan diujikan terdiri dari bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika dan IPA, ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya, mengingat tanggal pelaksaan UN ditahun ini lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, Sumardi meminta mulai saat ini, pihak sekolah sudah dapat mengulas materi soal-soal UN berdasarkan kisi-kisi soal yang telah diterbitkan. Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional (SKLUN) ditahun ini merupakan irisan dari pokok bahasan/sub pokok bahasan kurikulum 1994, standar kompetensi dan kompetensi dasar pada kurikulum 2004 dan standar isi. Untuk itu Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bersamaan dengan permen ini juga telah menerbitkan kisi-kisi soal UN disusun berdasarkan SKL UN. Soal UN disusun dan dirakit berdasarkan kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2009/2010 yang telah dikembangkan dikelola oleh Pusat Penilian Pendidikan (Puspendik) Badan Penelitian Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional dibawah koordinasi BSNP. Yang kemudian soal UN tersebut ditelaah oleh guru, dosen dan Puspendik yang juga dibawah pengawasan koordinasi BSNP. Dan kemudian BSNP menetapkan soal-soal UN yang akan diujikan. Peranan PT Sementara itu, dipelaksaan UN tahun ini peran Perguruan Tinggi (PT) dipastikan semakin besar. Berdasarkan pasal 10, penggandaan soal UN dilakukan ditingkat regional oleh percetakan perguruan tinggi negeri yang ditunjuk. Hanya saja, Prosedur pengganaan soal UN lebih lanjut akan diatur dalam petunjuk teknis yang akan dikeluarkan oleh BSNP. Kami masih menunggu prosedur operasional yang lebih rinci lagi, jelasnya. UASBN Sumardi juga memaparkan khusus untuk SD pelaksaan UASBN ditahun ini secara substansial, ketentuan UN 2009/2010 tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan ketentuan UN 2008/2009, baik standar kompetensi lulusan maupun ketentuan kelulusan. Nilai minimal dan syarat kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terangnya.(128) sumber :http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=19&artid=13850
Share

comment